KONDISI UMUM DESA TELAGA WARU KECAMATAN PRINGGABAYA KABUPATEN LOMBOK TIMUR
A. Sejarah Desa
Desa Telaga Waru merupakan salah satu desa dari 15 (Lima Belas) Desa yang ada di wilayah Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat. Desa Telaga Waru merupakan Desa pemekaran dari Desa Bagik Papan Kecamatan Pringgabaya yang ditetapkan menjadi Desa persiapan pada Bulan Maret Tahun 2012 berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Lombok Timur Nomor 57 tentang Desa Persiapan dengan pejabat sementara kepala desa Telaga Waru yang AHMAD SYAFI’I. dan beberapa bulan kemudian tepatnya pada bulan Mei 2012 menjadi tonggak sejarah baru bagi Desa Telaga Waru menjadi desa devinitif berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Timur Nomor 04 Tahun 2012 tentang Pembentukan 19 Desa di Wilayah Kabupaten Lombok Timur (Perda No. 04 Tahun 2012).
Pemberian nama Desa menjadi Desa Telaga Waru ditetapkan berdasarkan hasil musyawarah masyarakat Desa. Kata “Telaga Waru” merupakan gabungan kata yang diambil dari 2 (dua) Induk Dusun yaitu “Benyer” dan “Dasan Tapen”. Kata “Telaga” yang artinya Kolam merupakan simbol dari Dusun Benyer bahwasanya terdapat kolam dan mata air yang diberi nama Mata Air Mualan Benyer. Sementara Kata “Waru” yang artinya sebuah Pohon Waru atau dalam bahasa masyarakat setempat di sebut Tapen merupakan simbol dari Dusun dasan Tapen. Sehingga atas dasar Pemikiran itulah Pemberian nama desa menjadi Desa Telaga Waru.
Sejak ditetapkan menjadi desa definitif berdasarkan Perda No. 04 Tahun 2012, Desa telaga Waru terus berbenah diri sesuai dengan hajatan pemekaran. Adapaun saat itu wilayah kekadusan sebanyak 4 (Empat)Dusun yaitu Dusun Benyer Daya, Dusun Benyer Lauq, Dusun Dasan Tapen Daya dan Dusun Dasan Tapen Lauq. Dan pada tahun 2019 Dusun Benyer Daya dan Dusun dasan Tapen Daya dimekarkan menjadi Dusun Benyer Daya Baru dan Dusun Dasan Tapen Tengak, hingga jumlah dusun sampai saat ini sebanyak 6 (Enam) Dusun.
Desa Telaga Waru melaksanakan pemilihan kepala desa (Pilkades) pertama pada Bulan Desember Tahun 2012 dan berhasil menetapkan kepala desa terpilih atas nama AKRAMUDIN, SP dengan masa jabatan pada Periode 2012 – 2018. Kemudian Pada bulan Desember 2017 kembali melaksanakan Pilkades Serentak dan menetapkan MUHAMMAD ROHDI, SH sebagai kepala desa terpilih dan dilantik pada Tanggal 27 Desember 2018 di Pendopo 1 Bupati Lombok Timur untuk Priode 2018-2025. Dan karena terjadi Perubahan Undang-Undang Desa yaitu UU Nomor 3 Tahun 2025, masa jabatan Kepala Desa yang semula 6 Tahun menjadi 8 Tahun, sehingga secara otomatis Priodesasi Kepala Desa MUHAMMAD ROHDI beruban menjadi 2018 – 2026.
Desa Telaga Waru perbulan April 2014 memiliki penduduk sebanyak 6.485 jiwa yang terdiri dari 3.239 jiwa penduduk laki-laki dan 3.346 jiwa penduduk Perempuan, dengan jumlah Kepala Keluarga sebanyak 6.099 KK. Sedangkan luas wilayahnya sekitar ± 117 Ha, yang terdiri dari 6 (enam) Dusun (istilah Dusun telah diganti dengan ‘kewilayahan”) sebagai berikut:
- Dusun/wilayah Benyer Daya Baru
- Dusun/wilayah Benyer Daya
- Dusun/wilayah Benyer Lauq
- Dusun/wilayah Dasan Tapen Daya
- Dusun/wilayah Dasan Tapen Tengak
- Dusun/wilayah Dasan Tapen Lauq
Masyarakat Desa Telaga Waru umumnya religius dan dalam kehidupan yang penuh dalam suasana kekeluargaan. Partisipasi masyarakat cukup tinggi dalam pembangunan desa dan kemasyarakatan. Mata pencaharian masyarakat rata-rata sebagai petani dan buruh tani serta pengerajin sapu serabut kelapa sebagai mata pencaharian yang terbesar.
Berikut daftar nama-nama kepala Desa Telaga Waru sejak tahun 2012 sampai 2026 adalah:
|
NO.
|
NAMA KEPALA DESA
|
TAHUN
|
|
1.
|
AHMAD SYAFI’I (Pjs)
|
2012
|
|
2.
|
AKRAMUDIN, SP
|
2012 – 2018
|
|
3.
|
MUHAMMAD ROHDI
|
2018 – 2026
|
- Kondisi Geografis Desa
Desa Telaga Waru merupakan salah satu Desa di wilayah kecamatan pringgabaya yang berada pada Garis Bujur (Longitude) 116,592420 dan Garis Lintang (Latitude) -8,571870 dengan tinggi DPL (M) 105,00 mdl, dengan batas- batas desa sebagai berikut :
- Sebelah Utara : Desa Bagikpapan dan Desa Apitaik
- Sebelah Timur : Desa Apitaik
- Sebelah Selatan : Desa Tanak Gadang
- Sebelah Barat : Desa Wanasaba Lauq
Luas Wilayah Desa Telaga Waru Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur yaitu seluas 1.169.917 M2 atau 116,9917 Ha (17 Ha), yang terdiri dari:
- Tanah Pemukiman : 45,46 Ha
- Tanah Sawah : 46,90 Ha
- Tanah Tegal/ladang/Kebun : 10,88 Ha
- Tanah Fasilitas Umum :
- Pekarangan : 2,60 Ha
- Taman : 0 Ha
- Perkantoran : 0,40 Ha
- Pemakaman Umum : 2 Ha
- Prasarana Umum : 0 Ha
Berdasarkan topografi, Desa Telaga Waru memiliki karateristik wilayah yang beraneka ragam antara lain terletak pada ketinggian dari permukaan laut antara 105 mdl dpl. Jenis iklim yang ada di Desa Telaga Waru adalah Iklim Tropis dengan suhu rata- rata 32ºC, sedangkan suhu maksimum bisa mencapai 24 0 /27 ºC.
Adapun Desa Telaga Waru secara administratif terdiri dari 6 Dusun dengan jumlah RT sebanyak 27, diantaranya sebagai berikut :
- Dusun Benyer Daya Baru terdiri dari 4 lingkungan RT
- Dusun Benyer Daya terdiri dari 4 lingkungan RT
- Dusun Benyer Lauq terdiri dari 4 lingkungan RT
- Dusun Dasan Tapen Daya terdiri dari 5 lingkungan RT
- Dusun Dasan Tapen Tengak terdiri dari 4 lingkungan RT
- Dusun Dasan Tapen Lauq terdiri dari 6 lingkungan RT
B. Kondisi Sosial Budaya Desa
Secara umum Kondisi sosial Budaya Desa Telaga Wari dapat dilihat dari beberapa faktor diantaranya:
- Kondisi Demografis/Kependudukan
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Pemerintah Desa Telaga Waru (Profil Dea) Perbulan April 2025, jumlah Penduduk Desa Telaga Waru sebanyak 6.485 Jiwa terdiri dari Laki laki sebanyak 3.139 Jiwa, dan Perempuan sebanyak 3.346 Jiwa dengan Jumlah Kepala Keluarga sebanyak 2.099 KK. Data ini akan selalu berubah setiap tahun karena pendataan/updating akan dilaksanakan setiap 1 (satu) tahun sekali, semua kegiatan ini dilaksanakan oleh seluruh RT/RW yang ada di Desa Telaga Waru.
Tabel 2.1
Jumlah Penduduk Berdasarkan Jumlah Jenis Kelamin
|
No.
|
Jenis Kelamin
|
Jumlah
|
Prosentase (%)
|
|
1.
|
Laki-laki
|
3.139
|
48 %
|
|
2.
|
Perempuan
|
3.346
|
52 %
|
|
Total
|
6.485
|
100 %
|
Sumber : Data Profil Desa 2025
Tabel 2.2
Jumlah Penduduk Berdasarkan Struktur Usia
|
No.
|
Usia (Tahun)
|
Laki-laki
|
Perempuan
|
Jumlah
|
Prosentase
|
|
1.
|
0 - 4
|
248
|
266
|
519
|
7,93%
|
|
2.
|
5 - 9
|
250
|
269
|
519
|
8%
|
|
3.
|
10 - 14
|
253
|
267
|
519
|
8,02%
|
|
4.
|
15 - 19
|
280
|
294
|
584
|
8,85%
|
|
5.
|
20 - 24
|
287
|
298
|
584
|
9,02%
|
|
6.
|
25 - 29
|
252
|
273
|
519
|
8,10%
|
|
7.
|
30 - 34
|
281
|
303
|
584
|
9,01%
|
|
8.
|
35 - 39
|
248
|
265
|
519
|
7,91%
|
|
9.
|
40 - 44
|
256
|
269
|
519
|
8,10%
|
|
10.
|
45 - 49
|
219
|
236
|
454
|
7,02%
|
|
11.
|
50 - 55
|
222
|
231
|
454
|
6,99%
|
|
12.
|
55 - 59
|
187
|
206
|
389
|
6,06%
|
|
13.
|
>60
|
156
|
169
|
324
|
5,01%
|
|
Jumlah
|
3.139
|
3.346
|
6.485
|
100%
|
Sumber : Data Profil Desa 2025
- Kondisi Kesehatan Masyarakat
Salah satu kunci keberhasilan pembangunan suatu Desa itu berhasil adalah dibidang kesehatan, jika hal kesehatan masyarakat terjamin dan pemenuhan hak hak dasar manusia dibidang kesehatan terpenuhi, maka pembangunan yang direncanakan dan akan dilaksanakan oleh pemerintah Desa akan berhasil. Dalam hal menunjang kesehatan masyarakat perlu didukung dengan sarana kesehatan yang memadai, dengan 1 (satu) Polindes yang didukung oleh Bidan Desa dan Perawat Desa, dirasa sangat tidak maksimal untuk pelayanan kesehatan dengan desa seluas desa Telaga Waru.
Untuk itu pada RPJM Desa tahun 2018 – 2026, menjadi skala prioritas pembangunan fasilitas kesehatan, meskipun tidak menjadi skala Prioritas Desa akan tetapi menjadi skala prioritas yang akan diusulkan dalam Musrenbang kecamatan. Dengan 6 (Enam) Posyandu Keluarga yang ada di desa Telaga Waru untuk bisanya memfasilitasi dan menjadi solusi untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan di desa Telaga Waru.
- Pendidikan
Sektor Pendidikan adalah hal penting dan menjadi indakator suatu keberhasilan Desa dan bidang pendidikan menjadi tolak ukur tingkat kesejahteraan masyarakat suatu desa. Dengan pendidikan yang tinggi akan mendongkrak tingkat kecakapan seseorang yang dapat mendorong munculnya keterampilan dan kreatifitas untuk menjadi lebih berkembang berwirausaha. Jika itu berhasil akan muncul lapangan lapangan pekerjaan yang baru, sehingga masalah pengangguran akan teratasi dengan sendirinya.
Dalam era digitalisasi pada saat ini, maka dengan pendidikan yang baik, masyarakat akan lebih mudah untuk menerima informasi informasi yang menunjang untuk lebih berkreatiftas. Berikut data Penduduk Desa Telaga Waru berdasarkan tingkat pendidikan adalah :
Tabel 2.3
Jumlah Penduduk berdasarkan tingkat pendidikan
|
No.
|
Pendidikan
|
Jumlah
|
Prosentase
|
|
1.
|
Tidak / Belum Sekolah
|
584
|
9,01%
|
|
2.
|
Belum Tamat SD/Sederajat
|
454
|
7%
|
|
3.
|
Tamat SD/ Sederajat
|
843
|
13%
|
|
4.
|
SLTP/Sederajat
|
1.173
|
18,09%
|
|
5.
|
SLTA / Sederajat
|
2.275
|
35,08%
|
|
6.
|
Diploma I / II
|
43
|
0,66%
|
|
7.
|
Akademi/ Diploma III/S. Muda
|
57
|
0,88%
|
|
8.
|
Diploma IV/ Strata I
|
1.047
|
16,14%
|
|
9.
|
Strata II
|
6
|
0,09%
|
|
10.
|
Strata III
|
3
|
0,05%
|
|
JUMLAH
|
6.485
|
100%
|
Sumber : Data Profil Desa 2025
- Mata Pencaharian
Dengan Kondisi sosial yang berbeda antar dusun yang berada di Desa Telaga Waru memungkinkan mata pencaharian yang ada di Desa Telaga Waru sangat beragam, dan berdasarkan karakteristik dusun yang berbeda.
Tabel 2.4
Jumlah Penduduk berdasarkan Mata pencaharian
|
No.
|
Pendidikan
|
Jumlah
|
Prosentase
|
|
1.
|
Belum/Tidak Bekerja
|
1.987
|
30,64%
|
|
2.
|
Mengurus Rumah Tangga
|
578
|
8,91%
|
|
3.
|
Pelajar/Mahasiswa
|
194
|
2,99%
|
|
4.
|
Pensiunan
|
14
|
0,22%
|
|
5.
|
Pegawai Negeri Sipil (PNS)
|
21
|
0,32%
|
|
6.
|
Kepolisian RI (Polri)
|
5
|
0,08%
|
|
7.
|
Perdagangan
|
67
|
1,03%
|
|
8.
|
Petani/Perkebunan
|
431
|
6,65%
|
|
9.
|
Industri
|
863
|
13,31%
|
|
10.
|
Konstruksi
|
0
|
0,00%
|
|
11.
|
Karyawan Swasta
|
242
|
3,73%
|
|
12.
|
Karyawan Bumn
|
0
|
0,00%
|
|
13.
|
Karyawan Honorer
|
47
|
0,72%
|
|
14.
|
Buruh Harian Lepas
|
597
|
9,21%
|
|
15.
|
Buruh Tani/Perkebunan
|
483
|
7,45%
|
|
16.
|
Pembantu Rumah Tangga
|
0
|
0,00%
|
|
17.
|
Tukang Batu
|
5
|
0,08%
|
|
18.
|
Tukang Kayu
|
2
|
0,03%
|
|
19.
|
Tukang Las/Pandai Besi
|
3
|
0,05%
|
|
20.
|
Tukang Jahit
|
4
|
0,06%
|
|
21.
|
Mekanik
|
0
|
0,00%
|
|
22.
|
Juru Masak
|
0
|
0,00%
|
|
23.
|
Dosen
|
3
|
0,05%
|
|
24.
|
Guru
|
219
|
3,38%
|
|
25.
|
Bidan
|
3
|
0,05%
|
|
26.
|
Perawat
|
7
|
0,11%
|
|
27.
|
Sopir
|
15
|
0,23%
|
|
28.
|
Pedagang
|
128
|
1,97%
|
|
29.
|
Perangkat Desa
|
18
|
0,28%
|
|
30.
|
Wiraswasta
|
549
|
8,47%
|
|
JUMLAH
|
6.485
|
100%
|
Sumber : Data Profil Desa 2025
- Kesejateraan Masyarakat
Dengan berkembangnya jumlah penduduk di desa Telaga Waru, secara otomatis dituntut bagaimana terpenuhinya kesejahteraan masyarakat secara berkesinambungan. Pada Kondisi ekonomi yang sedang terpuruk akibat dari Pandemi Covid 19, maka pemerintah mengambil langkah secara sistematis dengan memberikan stimulan berupa bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat dan Program – program yang sudah ada lebih ditingkatkan, seperti BSP, PKH, dll dan Dalam hal ini, melalui Dana Desa, Pemerintah Desa juga melaksanakan kegiatan yang sama dengan memberikan bantuan langsung tunai (BLT DD) dengan besaran mengikuti regulasi yang ada. Dengan adanya bantuan tersebut harapan masyarakat bisa segera pulih tingkat perekonomiannya.
- Agama,
Dalam perspektif agama, masyarakat Desa Telaga Waru merupakan rata-rata menganut agama islam. Aktifitas atau kegiatan keagamaan sangat dijunjung tinggi oleh masyarakat, bagaimana perayaan hari besar Islam selalu diadakan di masjid- masjid maupun di mushola-musholla.
Tabel 2.5
Jumlah Penduduk berdasarkan agama
|
No.
|
Agama
|
Jumlah
|
Prosentase
|
|
1.
|
ISLAM
|
6.485
|
100%
|
|
2.
|
KATHOLIK
|
0
|
0,00%
|
|
3.
|
KRISTEN
|
0
|
0,00%
|
|
4.
|
HINDU
|
0
|
0,00%
|
|
5.
|
BUDHA
|
0
|
0,00%
|
|
JUMLAH
|
6.485
|
100%
|
Sumber : Data Profil Desa 2025
- Budaya
Budaya atau kultur yang ada dimasyarakat desa Telaga Waru masih sangat kental, apalagi yang berhubungan dengan agama islam, hal ini dapat dipahami dikarenakan mayoritas agama yang dianut oleh masyarakat desa Telaga Waru adalah agama islam. Budaya yang berbasis kearifan lokal oleh sebagian masyarakat desa Telaga Waru masih terus dijaga dan masih tetap dilaksanakan. Tradisi adat ketimuran yang ada dan berkembang di desa Telaga Waru, banyak dipengaruhi oleh ritual- ritual agama islam dan perilaku orang tua terdahulu.
C. Kondisi Ekonomi Desa
Kekayaan sumber daya alam yang ada di Desa Telaga Waru sangat mendukung baik segi perkembangan ekonomi maupun sosial budaya. Kondisi ekonomi menggambarkan tentang perekonomian masyarakat dan mata pencaharian penduduk Desa Telaga Waru dalam berbagai profesi yang mencakup mata pencaharian penduduk, pendapatan desa, tingkat pengangguran, dan perekonomian desa.
D. Kondisi Infrastruktur Desa
Desa Telaga Waru memiliki infrastruktur untuk masyarakat yang terdapat di tiap wilayah dalam kondisi baik, meski beberapa hal perlu normalisasi, infrastruktur yang ada meliputi Infrastruktur dibidang pemerintahan, pendidikan, kesehatan, keagamaan, dan sarana umum.
Tabel 2.6
Infrastruktur Kesehatan
|
No.
|
Agama
|
Jumlah
|
Kondisi
|
|
1.
|
Poskesdes
|
1 Unit
|
Baik
|
|
2.
|
Posyandu
|
6
|
baik
|
|
|
|
|
|
Sumber : Data Profil Desa 2025
Tabel 2.7
Infrastruktur Pendidikan
|
No.
|
Agama
|
Jumlah
|
Kondisi
|
|
1.
|
TK/PAUD/RA
|
4
|
Baik
|
|
2.
|
SD/MI
|
4
|
baik
|
|
3
|
MTs / SMP
|
5
|
Baik
|
|
4
|
SMA/SMK/MA
|
3
|
baik
|
|
|
|
|
|
Sumber : Data Profil Desa 2025
Tabel 2.8
Infrastruktur Keagamaan
|
No.
|
Agama
|
Jumlah
|
Kondisi
|
|
1.
|
Masjid
|
3
|
Baik
|
|
2.
|
Musholla
|
3
|
baik
|
|
3
|
TPQ/TPA
|
14
|
Baik
|
|
|
|
|
|
Sumber : Data Profil Desa 2025
Tabel 2.9
Infrastruktur Umum
|
No.
|
Agama
|
Jumlah
|
Kondisi
|
|
1.
|
Kantor Desa
|
1
|
Baik
|
|
2.
|
Toko Desa
|
4 Lokal
|
baik
|
|
3
|
Bangunan Pariwisata
|
1
|
Baik
|
|
|
Saluran Irigasi
|
7
|
Baik
|
|
|
Jalan Desa
|
5
|
Baik
|
|
|
Jalan Dusun
|
9
|
Baik
|
|
|
Bumdes
|
1
|
Baik
|
|
|
PAMDes
|
1
|
baik
|
|
|
|
|
|
Sumber : Data Profil Desa 2025
E. KONDISI PEMERINTAHAN DESA
- Pembagian Wilayah Desa
Desa Telaga Waru menaungi 6 wilayah Kekadusan yaitu Dusun Benyer daya Baru, Dusun Benyer Daya, Benyer Lauq, dasan Tapen daya, Dasan Tapen Tengak dan dasan Tapen Lauq. Dan masing-masing Dusun membagi wilayah menjadi wilayah RT yang dipimpin oleh Ketua RT dengan jumlah RT sebanyak 27 RT.
2. Struktur Organisasi Pemerintahan Desa
- SOTK Desa
Tabel 2.10
Daftar Nama Apratur Pemerintah Desa
|
NO.
|
NAMA
|
JABATAN
|
|
1.
|
MUHAMMAD ROHDI
|
Kepala Desa
|
|
2.
|
JUNAIDI, S.Pd
|
Sekretaris Desa
|
|
3.
|
BUKERAN
|
Kasi Pemerintahan
|
|
4.
|
HASAN FAELANI
|
Kasi Kesra
|
|
5.
|
SEFTIDA SUPARINI, ST
|
Kasi Pelayanan
|
|
6.
|
RICKY WISNU JULIADI
|
Kaur Perencanaan
|
|
7.
|
SABRI
|
Kaur Umum dan TU
|
|
8.
|
ISWADI IDRIS, S.Pd
|
Kaur Keuangan
|
|
9.
|
IBNU HADAENA, SE
|
Kawil Benyer Daya Baru
|
|
10.
|
ISMAIL, SH
|
Kawil Benyer Daya
|
|
11.
|
SUHPANDI, S.Kom
|
Kawil Benyer Lauq
|
|
12.
|
NASARUDIN, SH
|
Kawil Dasan Tapen Daya
|
|
13.
|
HARYADI, S.AP
|
Kawil Dasan Tapen Tengak
|
|
15.
|
HARMAIN
|
Kawil Dasan Tapen Lauq
|
|
16
|
LIN INDRIANI
|
Staf Desa
|
|
17
|
MUH. DIEN VANARIADIN
|
Operator Desa
|
- Lembaga BPD
Tabel 2.11
Daftar Nama Apratur Pemerintah Desa
|
NO.
|
NAMA
|
JABATAN
|
|
1.
|
AMRULLAH, S.Pd
|
Ketua
|
|
2.
|
MUKSAN, S.Pd.I
|
Wakil Ketua
|
|
3.
|
RAEHANUN, S.Kom
|
Sekretaris
|
|
4.
|
M. YUSUF
|
Ketua Bidang Legislasi
|
|
5.
|
MUSIP
|
Anggota
|
|
6.
|
SAAT
|
Ketua Bidang Pengawasan
|
|
7.
|
SAHARUDIN
|
Anggota
|